Kajari Kota Malang Musnahkan Ribuan BB Narkoba yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

kajari

Malang, Indonesian News

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang musnahkan barang bukti kasus Narkoba,dan barang lain yang sudah di putus oleh Pengadilan Negeri Kelas 1.A Kota Malang hingga Putusan Kasasi , Kamis 29-7-2021 pagi. Barang bukti itu sudah berkekuatan hukum tetap (incrahk), dan kasusnya sudah diputuskan oleh majelis hakim, Kajari Kota Malang Andi Darmawangsa,SH menyampaikan ada beberapa jenis barang bukti yang dimusnahkan. sekitar pukul 09.30 berbagai barang bukti tersebut dimusnahkan melalui cara dibakar, lalu dikubur setelah hangus. “Metode ini tentunya untuk menghindari penyimpangan dari oknum-oknum tertentu,” ungkapnya Kajari Kota Malang,Andi Darmawangsa,SH,yang didampingi oleh Ketua Pengadilan Negeri Kelas 1.A Kota Malang diareal Kejaksaan Negeri Kota Malang.

Barang bukti yang ada yakni merupakan hasil penuntasan kasus dari periode Januari-Juli 2021,dan berhasil mengumpulkan berbagai jenis barang bukti.

ist

Untuk rinciannya yakni ganja seberat Kering 22.459,82 gram, sabu-sabu 1.373,16 gram, narkotika jenis pil dan obat-obatan terlarang sejumlah 3.656.512 butir. “Lalu, untuk kosmetik palsu sebanyak 40 kardus, narkotika jenis ineks total sebanyak 566 butir kemudian yang terakhir, HP dan timbangan digital sebanyak 117 buah” Jelas Andi Darmawangsa,SH, barang bukti ini diketahui ada peningkatan jumlah kasus mencapai 10 persen, di periode yang sama pada tahun sebelumnya,dan untuk itu terjadi selama kurun waktu tujuh bulan itu. “Pemusnahan ini juga menjadi Pertanggungjawaban ke publik. Barang bukti yang dimusnahkan, adalah barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap baik di tingkat Pengadilan Negeri Kelas 1.A Kota Malang dan Pengadilan Tinggi (PT) maupun Mahkamah Agung (MA),” ungkapnya.

Dengan ini pihaknya yang bekerjasama dengan sesama instansi Aparat Penegak Hukum (APH) di Kota Malang, akan terus memburu para pelaku penyalahgunaan obat- obatan terlarang tersebut selain itu juga para pihak yang terlibat, dan mendukung Pendistribusiannya. “Kami juga harus mulai meningkatkan intensitas dan kapasitas dari petugas, karena ini untuk mencegah adanya peredaran Narkoba di masyarakat,” tegasnya. (dwi)